Cara Menghitung Rangka Atap Baja Ringan Model Pelana Terbaru

Diantara sekian banyak model rangka atap, model pelana adalah salah satu model yang paling banyak digunakan dalam dunia konstruksi. Hal ini dikarenakan rangka atap baja ringan model pelana memiliki model yang sangat simpel, bahkan lebih simpel dari model limas dan tenda. Seperti apa model atap baja ringan terbaru?

rangka atap baja ringan model pelana

Penggunaan rangka atap baja ringan model pelana tidak hanya dipakai di  Indonesia, melainkan juga populer dipakai di negara-negara barat. Nah, jika kalian tertarik untuk mencoba membuat atap rumah menggunakan model pelana, maka silakan simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Dulu : Baja Ringan Bentang 12 Meter

Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan Model Pelana

model atap baja ringan terbaru

Baja ringan merupakan material yang menjadi primadona bagi banyak orang karena dipercaya lebih awet dibandingkan kayu dan mudah dibuat berbagai macam model struktur atap yang berbeda-beda, salah satunya ialah model pelana. Nah berikut ini beberapa kelebihan model atap baja ringan terbaru model pelana yang perlu kalian ketahui:

1. Pemasangannya Relatif Lebih Mudah

Dibandingkan dengan model lain, model pelana merupakan salah satu struktur atap yang paling mudah pemasangannya. Karena hanya berbentuk segitiga sama sisi dengan derajat kemiringan yang sama, maka proses penyambungan antar masing-masing rangkaian baja pun jadi lebih mudah.

Bahkan, dibandingkan dengan model atap tenda yang memiliki 4 sisi, model pelana jauh lebih simpel pemasangannya karena hanya terpusat di dua sisi yang sama luas dan kemiringannya. Hal ini juga akan membuat pemasangan penutup atap jadih jauh lebih cepat.

Baca Juga :

2. Membuat Ruangan Lebih Sejuk

Perlu kalian tahu, bahwa rangka atap baja ringan pelana mampu membuat ruangan jadi terasa makin sejuk loh. Hal ini dikarenakan model pelana akan menyediakan ruang yang lebih besar di bagian bawah atapnya sehingga penyerapan panas akan jauh lebih maksimal.

Terlebih, jika di bagian langit-langitnya di pasang plafon atau material penutup tambahan lain. Maka udara panas akibat paparan sinar matahari akan tertahan sempurna sehingga membuat ruangan lebih sejuk walaupun siang hari sekalipun.

3. Lebih Hemat Bahan Bangunan

Dibandingkan atap model lainnya, atap pelana jauh lebih hemat pengeluaran karena struktur material yang digunakan lebih minim. Batangan baja ringan yang diperlukan pun lebih seedikit karena tidak banyak potongan sambungan yang rumit seperti struktur atap lain.

judul gambar

Selain itu, jarak rangka kuda-kudanya pun  bisa dibuat lebih renggang sehingga lebih hemat biaya. Walau begitu, strukturnya masih tetap kokoh sebab dinding pelana nya sendiri sudah berguna untuk menyangga beban kedua sisi atap.

Kekurangan Rangka Atap Baja Ringan Model Pelana

cara menghitung atap baja ringan model pelana

Dibalik keunggulannya tersebut, rangka atap baja ringan pun memiliki beberapa kekurangan yang wajib kalian waspadai. Berikut beberapa diantaranya:

1. Butuh Perhitungan yang Kompleks

Memang, rangka pelana bentuknya paling simpel dibandingkan lainnya. Namun bukan berarti kita melupakan perhitungan sesuai standar desain konstruksi yang ada. Karena itu, pastikan kalian tahu cara menghitung atap baja ringan model pelana sebelum memutuskan untuk membuatnya.

Beberapa perhitungan yang diperlukan ialah menghitung panjang oversteak, sudut kemiringan, lebar tap, panjang atap, dan ketinggian atap. Perhitungan semacam ini perlu diperhatikan secara rinci agar akurasi pemasangan dan penyambungan antar rangka baja ringan lebih kuat dan kokoh.

2. Kurang Tahan Cuaca Ekstrim

Cuaca ekstrim seperti halnya hujan deras, badai, puting beliung, atau terpaan angin yang terus menerus akan membuat atap pelana retak bahkan hancur.

Karena itu, kalian perlu memperhatikan beberapa hal mulai dari struktur kuda-kudanya, penambahan oversteak, sudut kemiringan, dan cat genteng, agar rangka atap baja ringan model pelana jadi mampu beradaptasi dalam cuaca ekstrim.

Cara Menghitung Atap Baja Ringan Model Pelana

Dikutip dari sunrise-steel.com, cara menghitung atap baja ringan model pelana bisa memakai 3 rumus berikut:

Overstek = panjang overstek x cos sudut kemiringan

Kemiringan Atap = ½ x lebar bangunan x cos sudut kemiringan

Ketinggian Atap = ½ x lebar bangunan x tang kemiringan sudut atap

 

Contoh kasus:

Tipe rumah= 36
P x L = 6 x 6
Sudut kemiringan atap= 30 derajat
Atap genteng tanah liat
Overstek = 80 cm

Cara menghitung:

Tinggi (T) = 1/2 x 6 x tangen 30 = 3 x 0,577 = 1,731 m

Cara hitung sudut kemiringan atap:

K = 1/2 x 6 cosinus 30 = 3 x 0,866 = 2,598 m

Ukuran O (Overstek) kuda-kuda bja ringan:

Overstek = 80 x cosinus 30 = 80 x 0,866 = 69,28 centimeter = 0,693 m

Total panjang sisi sayap 2,598 + 0,693 = 3,291 m

Baca Juga :

Nah, itu dia beberapa kelebihan dan kekurangan dari rangka tap baja ringan model pelana yang wajib kalian ketahui. Semoga dapat menambah wawasan kalian semua.

judul gambar

1 thought on “Cara Menghitung Rangka Atap Baja Ringan Model Pelana Terbaru”

Leave a Comment