Berapa Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15 1 Lantai?

Hitung hitung mengenai biaya membangun rumah tentunya bukan suatu hal yang sederhana dan mudah untuk dilakukan. Namun sebaiknya anda mengetahuinya agar dapat menyiapkan budget dengan tepat, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak disangka sangka. Berikut cara menghitung biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 yang perlu anda ketahui.

Biaya PEMBANGUNAN rumah ukuran 10x15

Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15

  1. Biaya Pembangunan Per Meter

Untuk menghitung estimasi biaya keseluruhan pembangunan rumah anda, maka langkah pertama yang harus anda lakukan yaitu mengetahui biaya pembangunan per meternya. Caranya sebenarnya tidaklah sulit, karena anda hanya perlu melakukan survei terkait dengan biaya paling rendah maupun biaya paling tinggi.

Baca Juga: Cara Menghitung Harga Lemari Bawah Tangga

Tapi pastikan anda melakukan survei pada daerah tempat membangun kediaman. Pasalnya masing masing daerah umumnya memiliki standar harga yang berbeda beda. Sebab biaya per meter ini dapat dipengaruhi oleh harga material di daerah masing masing, sampai dengan upah kerja pada wilayah setempat.

Sebagai contoh untuk tanah dengan ukuran 10×15 yang mempunyai luas 150 meter persegi, dan hendak dibangun di daerah Jogja. Untuk daerah Jogja sendiri misalnya biaya bangun per meter perseginya rata rata Rp. 2,8 sampai Rp. 4 juta. Maka estimasi biaya pembangunan per meter rumah ukuran 10×15 yaitu mulai dari 2,8 x 150 m2 = 420 juta sampai 4 x 150 m2 = 600 juta.

Dari info kami RWHome sendiri menurut salah satu sales marketing perumahan diwilayah Jawa Tengah terutama di kota kecil seperti Temanggung, harga permeternya bisa lebih murah, yakni 1,7juta per meter nya. Untuk spesifikasi bangunan, standar perumahan pada umumnya saja ya.

Baca Dulu: Jarak Reng Atap Spandek

  1. Biaya untuk Segi Finishing

Selain biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 yang dihitung dari estimasi biaya bangun per meter perseginya, anda juga harus mempertimbangan dari segi finishing pada biaya membangun rumah ukuran 10×15 2 lantai ini. Sebab material bangunan yang anda pilih pun nantinya akan mempengaruhi keseluruhan biaya.

judul gambar

Tentunya dalam hal ini material dan finishing yang jauh lebih sederhana akan menekan biaya yang anda keluarkan. Sebaliknya, pilihan material yang mahal dan juga finishing yang banyak akan membuat biaya yang dikeluarkan pun akan semakin tinggi untuk per meter perseginya.

  1. Jasa untuk Arsitek

Jasa arsitek maupun tukang yang digunakan tidak boleh luput dari perhitungan anda. Dimana biaya arsitek sendiri umumnya amat bervariasi, tergantung tingkat kerumitan bangunan yang akan dikerjakan juga estimasi waktu pengerjaannya. Rentangnya biayanya rata rata mulai dari Rp. 100 ribu sampai Rp. 1 juta untuk pembangunan per meter persegi.

Baca Juga: Jarak Reng Baja Ringan Atap Galvalum

Jadi berapa biaya bangun rumah 10×15? Apabila biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 dihitung dari jasa arsitek ini, maka biayanya adalah Rp. 15 juta sampai Rp. 60 jutaan. Rincian biaya arsitek ini yaitu untuk desain sederhana Rp. 100 ribu/m2, desain sedang Rp 200 ribu/m2, desain menengah Rp. 300 ribu/m2, dan desain mewah Rp. 400 ribu/m2.

Namun biaya arsitek ini bisa berbeda lagi apabila mengacu pada IAI (Ikatan Arsitek Indonesia). Sebab standar pembayaran jasa arsitek menurut IAI telah diatur dengan sistem 7% dari nilai proyek. Sehingga apabila untuk nilai proyek dari 2,8 juta x 150 meter yang mana totalnya adalah Rp. 420 juta, maka biaya arsitek adalah 7% dari total tersebut yaitu sekitar Rp. 29 jutaan.

Baca Dulu: Cara Menghitung Kebutuhan Atap Alderon

Tips Menentukan Biaya Pembangunan Rumah

  1. Membuat Perencanaan yang Matang

Untuk menentukan biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 2 lantai, maka terlebih dahulu anda perlu membuat perencanaan yang matang. Dengan perencanaan yang matang ini, maka akan membantu mempermudah anda dalam proses pembangunan. Mulai dari konsep rumah yang ingin diusung, tipe rumah, dan lain sebagainya.

  1. Membuat Denah dan Estimasi Biaya

Selanjutnya anda bisa membuat denah dan estimasi biaya seperti yang telah dijelaskan di atas. Dengan adanya denah, perhitungan mengenai biaya pembangunan rumah ini akan jauh lebih mudah. Pastikan anda membuat letak setiap ruangan dengan akurat agar mendapat kenyamanan maksimal ketika hunian sudah jadi. Pekerjaan ini bisa juga langsung anda serahkan pada arsitek.

Ketahui: Jarak Rangka Plafon Kayu

  1. Pilih Material Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Pemilihan material bisa anda lakukan sendiri atau langsung diserahkan pada ahlinya untuk mendapatkan kualitas terbaik dengan harga yang terbaik pula. Dimana harga material sendiri umumnya selalu berbeda setiap tahun. Jadi anda tidak perlu heran apabila biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 tahun 2020 akan berbeda dengan tahun ini, atau pada tahun sebelumnya.

Jadi pastikan anda menyiapkan estimasi biaya tersebut untuk pembangunan di tahun yang sama. Jika ingin digunakan untuk tahun berikutnya, maka bisa jadi di lapangan estimasi biayanya tidak berlaku. Atau untuk menyiasati hal tersebut, anda bisa mengubahnya secara fleksibel dengan harga terbaru. Akan tetapi mungkin membutuhkan banyak waktu apabila anda melakukan perhitungan dua kali.

Baca Juga: Cara Menghitung RAB Instalasi Listrik

Demikian informasi mengenai perhitungan biaya pembangunan rumah untuk hunian dengan luas 150 meter persegi atau ukuran 10×15. Dengan menghitung estimasi biaya, anda dapat menyiapkan budget yang tepat. Dan nantinya selama proses pembangunan tidak ada biaya tambahan di luar budget yang perlu dikeluarkan lagi.

judul gambar

Leave a Comment