Bagaimana Cara Menghitung Volume Plafon Gypsum?

Saat akan membuat plafon gypsum, kalian perlu menghitung estimasi total volumenya terlebih dahulu agar bisa menentukan kebutuhan material konstruksi yang dibutuhkan serta agar kualitas plafon yang dibuat dapat memenuhi standar konstruksi. Lalu, bagaimanakah cara menghitung volume plafon gypsum pvc yang benar?

cara menghitung volume plafon gypsumVolume plafon ditentukan dari luas langit-langit rumah serta dari bahan konstruksi / material yang digunakan. Umumnya plafon terbuat dari gypsum, namun ada juga yang menggunakan bahan lain seperti dari PVC, triplek, multiplek, kalsiboard, shunda plafond, GRC, dan masih banyak lagi.

Dari semua itu, plafon berbahan dasar gypsum lah yang paling banyak peminatnya karena terbukti kuat, lebih ringan, mampu menyaring suhu panas dari atap, serta memiliki kemampuan dalam meredam suara hujan.

Cara Menghitung Volume Plafon Gypsum

Ada tiga tahap utama yang diperlukan untuk menghitung kebutuhan volume plafon beserta total estimasi biayanya. Berikut rinciannya:

Tahap 1: Menghitung Volume Papan Gypsum

Dalam dunia konstruksi, papan gypsum memiliki standar baku yakni berukuran panjang x lebar = 1,2 m x 1,4 m. Karena itu, luas total sebuah papan gypsum sesuai standar yang ada ialah 1,2 x 2,4 m = 2,88 m2.

Nah, apabila sebuah ruangan memiliki luas langit-langit berupa 50 m2 (panjang 10 m2 dan lebar 5 m2), maka total kebutuhan papan gypsum yang dibutuhkan ialah 50 / 2,88 = sekitar 18 lembar. Jika masih bingung, silakan amati tabel di bawah ini.

Kategori UkuranPanjangLebarRumusKebutuhan
Standar Gypsum1,4 meter1,2 meterPanjang x lebar papan2,88 m2
Luas Ruangan10 meter5 meterLuas ruangan / luas papan18 lembar

Tahap 2: Menghitung Jumlah Rangka Hollow

Setelah perhitungan kebutuhan papan gypsum diketahui, selanjutnya kalian perlu menghitung jumlah hollow yang diperlukan untuk kebutuhan pemasangan rangka hollow.

judul gambar

Pemasangan rangka hollow sendiri umumnya dibuat dengan ukuran berjarak 60 cm dengan cross hollownya berupa 3 baris di tengah. Selain itu, dipasang juga rangka hollow di setiap tepi ruangan untuk memperkuat struktur plafonnya.

Ketahui:

Untuk menghitungnya, silakan amati contoh persoalan di bawah ini:

Dalam sebuah ruangan yang berukuran 5 meter x 5 meter akan dibuat plafon secara menyeluruh pada seluruh luas langit-langitnya. Jadi, untuk menghitung kebutuhan rangka hollow ialah:

  • Konversi jarak rangka 60 cm = 0,6 m
  • Jumlah rangka isian = 5 meter / 0,6 meter = 8 baris
  • Total rangka isian = 8 x 5 m = 40 m
  • Jumlah cross = 3 baris x 5 m = 15

Kebutuhan rangka hollow secara total:

  • Total rangka hollow = keliling ruangan + jumlah rangka isian + jumlah cross = 20 + 40 + 15 = 75 m
  • Panjang hollow tiap batang = 4 meter
  • Kebutuhan total = 75 / 4 = sekitar 19 batang rangka hollow

Tahap 3: Menghitung Total List Gypsum

Untuk menghitung total list gypsum, kalian harus menyesuaikan dengan panjang dan lebar dari ruangan yang akan dipasangi plafon. Berikut perhitungannya:

  • Ukuran panjang ruangan = 6 meter
  • Ukuran lebar ruangan = 4 meter
  • Total list gypsum = (4 + 6) x 2 = 20 m2

Untuk membuat plafon yang lebih kuat, sebenarnya masih ada material lain yang dibutuhkan seperti halnya kawat putih, dan beberapa material yang digunakan untuk menggantung rangka plafon.

Selain itu dibutuhkan juga dekorasi pada plafon yang akan dibuat, semakin banyak dekorasinya maka kebutuhan semuanya akan bertambah mulai dari kebutuhan papan gypsum, rangka hollow, hingga list gypsum.

Karena itulah banyak orang yang lebih memilih menggunakan jasa plafon dibandingkan membuatnya sendiri karena dirasa terlalu ribet.

Baca Juga:

Semoga informasi tentang cara menghitung volume plafon gypsum ini dapat memberikan manfaat bagi kalian semua. Sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya yang datang!

judul gambar

Leave a Comment